Banglades Lumpuh Karena Aksi Mogok


DHAKA, KOMPAS.com – Ribuan polisi antihuru-hara  berpatroli di jalan-jalan ibu kota Bangladesh, Dhaka, Selasa (30/11), saat pemogokan nasional, yang diserukan partai oposisi, menyebabkan sebagian besar negara itu lumpuh.

Satu bus kosong  di kota itu dibakar oleh para aktivis yang memprotes terhadap pengusiran pemimpin ketua Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) yang juga mantan Perdana Menteri Khaleda Zia dari rumahnya. Semua toko, tempat bisnis dan sekolah-sekolah ditutup dan jalan-jalan sepi. “Lebih dari 10.000 polisi dikerahkan di seluruh negara itu, kami  memiliki pasukan keamanan yang  mampu untuk mencegah aksi kekerasan,” kata juru bicara polisi Dhaka, Masudur Rahman.

Belasan aktivis oposisi BNP ditahah setelah serangan dan pembakaran  mobil-mobil dan bus-bus pada malam menjelang pemogokan itu, kata wakil komandan polisi Abdul Baten kepada AFP. BNP mengatakan lebih dari 2.000  pendukungnya ditahan, dalam apa yang disebut Sekjen BNP Khandaker Delwar Hossain  satu tindakan keras  “yang kaku” oleh polisi. “Mereka berusaha melarang para pendukung kami melakukan protes sah,” katanya.

BNP menyerukan pemogokan Selasa, yang merupakan pemogokan kedua dalam dua pekan, untuk memprotes terhadap apa yang disebutnya “pengusiran paksa” Zia dari rumahnya.

Pada 13 November, polisi memasuki rumah Zia di Dhaka, memaksakan janda mantan diktator militer Ziaur Rahman berusia 65 tahun itu meninggalkan rumah tersebut. Zia telah tinggal di rumah itu selama hampir 40 tahun, tetapi sejumlah perintah pengadilan, yang berpuncak pada putusan Mahkamah Agung, Senin, menetapkan kepemilikannya atas properti itu tidak sah.

Selama menjadi perdana menteri dari tahun 2001 sampai 2006, Khaled Zia  membatalkan  penyewaan jangka lama terhadap properti negara yang Perdana Menteri (sekarang) Sheikh Hasina tempati. Satu pergolakan kekuasaan antara dua wanita itu melanda Bangladesh selama puluhan tahun.

Para pengamat mengatakan, kejadian-kejadian dalam dua pekan belakangan ini dapat menjadi awal babak baru  konfrontasi politik, sering terjadi aksi kekerasan di jalan, yang dimasa lalu mempersulit ekonomi Bangladesh.

Selengkapnya BloggerMalas.com PIPES

Popularity: 1% [?]

Postingan Terkait

Berlangganan Via E-mail Silahkan Masukan email anda di bawahj ini, setiap ada update artikel maka secara otomatis artikel sudah inbox di email anda:

Delivered by FeedBurner

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons nartzco

Spam Protection by WP-SpamFree

Powered by Yahoo! Answers

eXTReMe Tracker