Garuda Angkut 37.000 Anggota Jemaah


JAKARTA, KOMPAS.com — Ketepatan penerbangan keberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci oleh Garuda (phase I) mencapai 92 persen.Namun, akibat terbatasnya pintu keberangkatan (departure gate) di bandara King Abdul Aziz, Jeddah, yang berjumlah 14 pintu—sementara seluruh jemaah haji dari seluruh dunia sekitar 2,5 juta orang dan segera kembali dalam waktu bersamaan—mengakibatkan keterlambatan.Pada fase pemulangan, setiap hari terdapat sekitar 300 pergerakan pesawat, yaitu pesawat yang tiba dan akan berangkat dari bandara King Abdul Aziz.Akibat ketidaksesuaian antara jumlah pesawat yang datang dan yang akan berangkat serta jumlah pintu yang tersedia, selalu terjadi keterlambatan dalam periode satu hingga dua minggu pada fase pemulangan.Selain masalah keterbatasan jumlah pintu, keterlambatan yang terjadi juga akibat ketatnya proses pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas bandara King Abdul Aziz terhadap jemaah yang akan kembali ke Tanah Air. Oleh sebab itu, proses dari masuk pintu hingga naik ke pesawat memerlukan waktu yang sangat lama, yaitu antara 6 dan 10 jam.“Selain itu juga kurangnya disiplin jemaah yang masih membawa benda-benda logam yang seharusnya tidak boleh dibawa ke pesawat, seperti gunting, pisau cukur, dan sendok, sehingga hal ini menghambat proses security check pada saat boarding,” kata VP Corporate Communications, Garuda Indonesia, Pujobroto, Rabu (1/12/2010) di Jakarta.Sementara itu, ground time (waktu yang disediakan untuk pesawat melakukan persiapan keberangkatan) hanya dua jam sehingga penerbangan akan mengalami keterlambatan yang berantai dan jumlah waktu keterlambatan juga meningkat untuk penerbangan-penerbangan selanjutnya.Keterlambatan yang terjadi—seperti pada pemulangan haji tahun tahun sebelumnya—akan dapat berkurang setelah jemaah haji dari negara-negara, yang jumlahnya relatif kecil (seperti dari negara-negara Eropa dan Australia) telah selesa. Jika demikian, maka jumlah pintu yang tersedia akan lebih memungkinkan untuk dipergunakan. Hal tersebut biasanya dicapai setelah 10 hingga 14 hari pemulangan.Sampai saat ini, Rabu, Garuda Indonesia telah mengangkut sebanyak 37.790 anggota jemaah dalam 98 kloter (32 persen dari total keseluruhan jemaah haji).Adapun 37.790 anggota tersebut terdiri dari Banda Aceh 3.233 orang (10 kloter), Medan 3.627 orang (8 kloter), Padang 2.514 orang (7 kloter), Palembang 2.506 orang (7 kloter), Jakarta 5.457 orang (12 kloter), Solo 10.209 orang (27 kloter), Surabaya 3.170 orang (7 kloter), Banjarmasin 972 orang (3 kloter), Balikpapan 1.435 orang (4 kloter), dan Makassar 4.667 orang (13 kloter).

Selengkapnya BloggerMalas.com PIPES

Popularity: 1% [?]

Postingan Terkait

Berlangganan Via E-mail Silahkan Masukan email anda di bawahj ini, setiap ada update artikel maka secara otomatis artikel sudah inbox di email anda:

Delivered by FeedBurner

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons nartzco

Spam Protection by WP-SpamFree

Powered by Yahoo! Answers

eXTReMe Tracker