Hatta: Tidak Dusta di Antara Kita
“Kalau ada yang meminta (data pemilikan saham KS) wajib dibuka untuk kebebesan informasi, silakan. Tapi kalau undang-undang (UU) katakan tak bisa karena untuk kerahasiaan negara maka kalau seperti itu maka tidak ada dusta di antara kita,” kata Hatta pada Economic Outlook 2011 BNI di Hotel JW Marriot Jakarta, Senin (29/11/2011).
Hatta yang juga Menteri Koordinator Perekonomian ini mengatakan proses IPO KS berjalan dalam proses yang benar dan dengan penawaran harga yang wajar.
“Saya termasuk yang cek langsung dan KS butuh pendanaan untuk ekspansi bisnis. Untuk menutupi itu perlu IPO dan APBN tidak cukup,” kata Hatta.
Namun dia memastikan dana IPO itu tidak akan masuk APBN sebab rakyatlah pemilik saham KS. “Ini penting sebagai bagian dari proses keterbukaan ke publik,” kata Hatta.
Sebelumnya, pengamat ekonomi senior yang kini menjabat Ketua Departemen Keuangan Partai Demokrat M Ikhsan Modjo menegaskan kalau pihaknya siap mendesak Bapepam-LK membuka data pembeli signifikan saham KS.
Dalam akun Twitter-nya, Selasa (23/11/2010), Ikhsan bicara blak-blakan soal saham KS ke wartawan Tribunnews.com, setelah mendapatkan ijin dari Ikhsan Modjo berkenan mengutip tanggapan Ikhsan itu. Dia mengungkit kalimat “jangan ada dusta di antara kita” terkait saham KS.
“Kita, Partai Demokrat, akan desak Bapepam untuk membuka sedikit data-data pembeli signifikan ini. Biar tidak ada lagi dusta antara kita,” ujarnya.”
“Kita, Demokrat, juga menghimbau dikembalikan persoalan yang ada ke substansinya, teknikaliti dan proses IPO. Jadi bukannya menebar isu dan fitnah politik yang tidak jelas, yang rawan dimanfaatkan dan justru keluar dari substansi yang ada,” papar Ikhsan.
Selengkapnya BloggerMalas.com PIPES
Popularity: 1% [?]