Kenapa ada sertpikat palsu alias doble

Sertifikat kok bisa dobel begitu ya? dan dua-duanya sah alias mendapatkan persetujuan dari pemerintah.

Pastinya, diantara kedua sertifikat tanah yang ada tersebut, salah satunya PALSU. Tidak mungkin dua-duanya ASLI, dalam artian yang benar-benar sah dari riwayat awalnya.

Jelasnya, ada yang bermain-main dengan status kepemilikan tanah itu. Siapa yang tidak tergiur dengan berinvestasi atau berjual beli dengan tanah. Tidak ada ruginya. Tiap tahun harganya selalu meningkat, apalagi jika kemudian dibarengi dengan embel-embel; sekitar lokasi akan dibangun mall, atau perumahan mewah atau jalan tol lingkar luar dan lain sebagainya.

Maka dalam waktu sekejap, harga tanah itupun meroket, si pemiliknya lantas mendapatkan untung yang berlipat-ganda.

Wajar kemudian, tergiurlah segelintir orang ini, untuk mengambil keuntungan sesaat dari yang namanya tanah ini.

Andaikan mereka berhenti sejenak untuk memahamkan hadits Nabi Shallallahu alaihi wasallam ini, maka mereka tidak akan tergiur untuk menukar kehidupan yang singkat ini dengan kehidupan akhirat yang selamanya dalam kesusahan!

“Barangsiapa yang mengambil hak orang lain walaupun hanya sejengkal tanah, maka akan dikalungkan di lehernya (pada hari Kiamat nanti) seberat 7 lapis bumi.” (HR Bukhari-Muslim)

Coba bayangkan! hanya karena sejengkal tanah maka dibalas demikian dasyatnya, bagaimana kemudian jika yang diambil tidak hanya sejengkel, bermeter-meter, bahkan berhektar-hektar. Apa balasannya? maka jauh lebih berat lagi!!!

Sungguh, siapa yang ingin diberikan hukuman oleh Allah demikian dasyatnya, hanya untuk menikmati, rumah mewah dan segala perabot mahalnya, mobil sport yang bertengger digarasi, anak-anak yang kuliah di luar negeri, namun, kesemuanya itu jelas sangat tidak ada artinya dibandingkan dengan azab Allah di akhirat nanti.

Wallahu a’lam