<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Paryoto Dot Com &#187; hak atas tanah</title>
	<atom:link href="http://paryoto.com/tag/hak-atas-tanah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://paryoto.com</link>
	<description>Belajar bisnis online vs ofline pengukuran pengurusan Sertifikat tanah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 11:16:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Jual Beli Tanah</title>
		<link>http://paryoto.com/jual-beli-tanah.html</link>
		<comments>http://paryoto.com/jual-beli-tanah.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 07:57:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertanahan]]></category>
		<category><![CDATA[akta jual beli]]></category>
		<category><![CDATA[akta jual beli tanah]]></category>
		<category><![CDATA[akte jual beli]]></category>
		<category><![CDATA[artikel tanah]]></category>
		<category><![CDATA[beli tanah]]></category>
		<category><![CDATA[biaya notaris]]></category>
		<category><![CDATA[biaya sertifikat tanah]]></category>
		<category><![CDATA[biro jasa]]></category>
		<category><![CDATA[bphtb tanah]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengurus sertifikat tanah]]></category>
		<category><![CDATA[girik]]></category>
		<category><![CDATA[guna tanah]]></category>
		<category><![CDATA[hak atas tanah]]></category>
		<category><![CDATA[hak tanah]]></category>
		<category><![CDATA[hak waris]]></category>
		<category><![CDATA[Jual beli tanah]]></category>
		<category><![CDATA[jual tanah]]></category>
		<category><![CDATA[kasus sengketa tanah]]></category>
		<category><![CDATA[kasus tanah]]></category>
		<category><![CDATA[membuat sertifikat tanah]]></category>
		<category><![CDATA[mengurus sertifikat tanah]]></category>
		<category><![CDATA[mengurus tanah]]></category>
		<category><![CDATA[notaris ppat]]></category>
		<category><![CDATA[pajak jual beli]]></category>
		<category><![CDATA[pajak tanah]]></category>
		<category><![CDATA[pembebasan tanah]]></category>
		<category><![CDATA[pendaftaran tanah]]></category>
		<category><![CDATA[pengurusan tanah]]></category>
		<category><![CDATA[peraturan tanah]]></category>
		<category><![CDATA[perjanjian jual beli]]></category>
		<category><![CDATA[perjanjian jual beli rumah]]></category>
		<category><![CDATA[perjanjian jual beli tanah]]></category>
		<category><![CDATA[prosedur jual beli tanah]]></category>
		<category><![CDATA[proses jual beli tanah]]></category>
		<category><![CDATA[sengketa tanah]]></category>
		<category><![CDATA[sertifikasi tanah]]></category>
		<category><![CDATA[sertifikat tanah]]></category>
		<category><![CDATA[tanah]]></category>
		<category><![CDATA[tanah kerajaan]]></category>
		<category><![CDATA[tentang tanah]]></category>
		<category><![CDATA[undang undang tanah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paryoto.com/?p=224</guid>
		<description><![CDATA[Dikesempatan siang ini habis sholat jumat dan karena banyak yang bertanya bagaimana Cara mengurus jual beli tanah Jual beli tanah merupakan hal yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Apabila antara penjual dan pembeli sudah bersepakat untuk melakukan jual beli tanah terhadap tanah yang sudah bersertifikat maka beberapa langkah yang harus ditempuh adalah : [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a rel="nofollow" href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fparyoto.com%2Fjual-beli-tanah.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fparyoto.com%2Fjual-beli-tanah.html&amp;style=normal&amp;service=bit.ly&amp;service_api=R_dfbe85d28739864e0b76c21d65fef44a&amp;hashtags=akta+jual+beli,akta+jual+beli+tanah,akte+jual+beli,artikel+tanah,beli+tanah,biaya+notaris,biaya+sertifikat+tanah,biro+jasa,bphtb+tanah,cara+mengurus+sertifikat+tanah,girik,guna+tanah,hak+atas+tanah,hak+tanah,hak+waris,Jual+beli+tanah,jual+tanah,kasus+sengketa+tanah,kasus+tanah,membuat+sertifikat+tanah,mengurus+sertifikat+tanah,mengurus+tanah,notaris+ppat,pajak+jual+beli,pajak+tanah,pembebasan+tanah,pendaftaran+tanah,pengurusan+tanah,peraturan+tanah,perjanjian+jual+beli,perjanjian+jual+beli+rumah,perjanjian+jual+beli+tanah,prosedur+jual+beli+tanah,proses+jual+beli+tanah,sengketa+tanah,sertifikasi+tanah,sertifikat+tanah,tanah,tanah+kerajaan,tentang+tanah,undang+undang+tanah&amp;b=2" height="61" width="50" title="Jual Beli Tanah" alt=" Jual Beli Tanah" /><br />
			</a>
		</div>
<div id="_mcePaste">Dikesempatan siang ini habis sholat jumat dan karena banyak yang bertanya bagaimana <strong><em>Cara mengurus jual beli tanah</em></strong></div>
<div id="_mcePaste">Jual beli tanah merupakan hal yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Apabila antara penjual dan pembeli sudah bersepakat untuk melakukan <em>jual beli tanah </em>terhadap tanah <em>yang sudah bersertifikat</em> maka beberapa langkah yang harus ditempuh adalah :</div>
<div><strong>1. Akta Jual Beli (AJB)</strong></div>
<div id="_mcePaste">Si penjual dan si pembeli harus datang ke Kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk membuat akta jual beli tanah. PPAT adalah Pejabat umum yang diangkat oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional yang mempunyai kewenangan membuat akta jual beli dimaksud. Siapakah Pejabat yang berwenang membuat Akta Jual -beli tidak lain adalah beliau PPAT Sementara (Camat Setempat) dan Notaris Yang sudah lulus seleksi UJIAN PPAT biasanya ujian ini di laksanakn di kampus STPN (sekolah tinggi Pertanahan Nasioanl)<span id="more-224"></span></div>
<div><strong>2. Persyaratan AJB (akte jual beli)</strong></div>
<div id="_mcePaste">yang diperlukan untuk membuat Akta Jual Beli Tanah di Kantor Pembuat Akta Tanah adalah :</div>
<div id="_mcePaste"><strong>a. Penjual (Pihak Pertama) membawa :</strong></div>
<div id="_mcePaste">
<ul>
<li>Pihak Pertama (penjual) berikut suami/isteri Penjual</li>
<li>Asli Sertifikat hak atas tanah yang akan dijual.</li>
<li>Kartu Tanda Penduduk Suami dan Isteri yang masih berlaku.</li>
<li>Jika Suami/isteri penjual meninggal maka yang harus dibawa adalah Akte Kematian.</li>
<li>Bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Terahir dan lima tahun kebelakang</li>
<li>Surat Persetujuan Suami/Isteri bagi yang sudah berkeluarga.</li>
<li>Kartu Keluarga.</li>
</ul>
</div>
<div id="_mcePaste"><strong>b. Sedangkan calon pembeli (Pihak Kedua) membawa :</strong></div>
<div id="_mcePaste">
<ul>
<li>Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku</li>
<li>Kartu Keluarga.</li>
</ul>
</div>
<div id="_mcePaste"><strong>3. Proses pembuatan akta jual beli di Kantot PPAT.</strong></div>
<div id="_mcePaste"><em><strong>a. Persiapan Pembuatan Akta Jual Beli.</strong></em></div>
<div id="_mcePaste">
<ol>
<li>Sebelum membuat akta Jual Beli Pejabat pembuat Akta Tanah melakukan pemeriksaan mengenai keaslian sertifikat ke kantor Pertanahan.</li>
<li>Pejual harus membayar Pajak Penghasilan (PPh) yaitu 5% dari Harga Transaksi di bayarkan di Bank atau Kantor Pos. cara perhitungan nanti kita akan bahas di waktu yang akan datang ya <span style="color: #0000ff;">Klik disini</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;"><span style="color: #4e4e4e;">Penjual harus membayar Pajak Jual beli yaitu dari nilai transaksi -10jt sisanya dikali 5% detailnya bisa <span style="color: #0000ff;">di klik disni</span></span></span></li>
<li><span style="color: #0000ff;"><span style="color: #4e4e4e;">Calon pembeli dapat membuat pernyataan bahwa dengan membeli tanah tersebut ia tidak menjadi pemegang hak atas tanah yang melebihi ketentuan batas luas maksimum.</span></span></li>
<li><span style="color: #0000ff;"><span style="color: #4e4e4e;">Surat pernyataan dari penjual bahwa tanah yang dimiliki tidak dalam sengketa.</span></span></li>
<li><span style="color: #0000ff;"><span style="color: #4e4e4e;">PPAT menolak pembuatan Akta jual Beli apabila tanah yang akan dijual sedang dalam sengketa atau dalam tanggungan di bank.</span></span></li>
</ol>
</div>
<div id="_mcePaste"><strong><em>b. Pembuatan Akta Jual Beli</em></strong></div>
<div id="_mcePaste">
<ol>
<li>Pembuatan akta harus dihadiri oleh penjual dan calon pembeli atau orang yang diberi kuasa dengan surat kuasa tertulis jika dikuasakan.</li>
<li>Pembuatan akta harus dihadiri oleh sekurang-kurangnya dua orang saksi biasanya dari perangkat desa jika melalui PPAT Sementara (camat) dan kedua pegawai Notaris Jika Melalui NOTARIS PPAT.</li>
<li>Pejabat pembuat Akta Tanah membacakan akta dan menjelaskan mengenai isi dan maksud pembuatan akta, Termasuk juga sudah lunas atau belum untuk transaksinya.</li>
<li>Bila isi akta telah disetujui oleh penjual dan calon pembeli maka akta ditandatangani oleh penjual, calon pembeli, saksi-saksi dan Pejabat Pembuat Akte Tanah.</li>
<li>Akta dibuat 2 lembar asli, satu lembar disimpan di Kantor PPAT dan satu lembar lainnya disampaikan ke Kantor Pertanahan untuk keperluan pendaftaran (balik nama).</li>
<li>Kepada penjual dan pembeli masing-masing diberikan salinannya.</li>
<li>Dan satu hal lagi mengenai penanggalan akta jual beli segala HAK dan Kewajiban baik dai PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA Detailnya Bisa <span style="color: #0000ff;">diklik disni</span></li>
</ol>
</div>
<div id="_mcePaste"><strong>4. Bagaimana langkah selanjutnya setelah selesai pembuatan Akta Jual Beli ?</strong></div>
<div id="_mcePaste">
<ol>
<li>Sebelum Akta Jual beli didaftarkan atau diserahkan ke kantor Pertanahan Setempat maka Yang harus dilakukan kwalidasi SSB dikantor PBB.S</li>
<li>PPAT kemudian menyerahkan berkas Akta Jual Beli ke Kantor Pertanahan untuk keperluan balik nama sertifikat.</li>
<li>Penyerahan harus dilaksanakan selambat-lambatnya tujuh hari kerja sejak ditandatanganinya akta tersebut.</li>
</ol>
</div>
<div id="_mcePaste"><strong>5. Berkas yang diserahkan itu apa saja ?</strong></div>
<div id="_mcePaste">
<ul>
<li>Surat permohonan balik nama yang ditandatangani oleh pembeli atau Kuasanya Jika Dikuasakan.</li>
<li>Akta jual beli PPAT yang sudah lengkap.</li>
<li>Asli Sertifikat hak atas tanah.</li>
<li>Foto Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) pembeli dan penjual yang masih berlaku dan di ligalisir.</li>
<li>Bukti pelunasan pembayaraan Pajak Bumi dan Bangunan tahun Terahir.</li>
<li>Bukti pelunasan pembayaran Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan.</li>
</ul>
</div>
<div id="_mcePaste"><strong>6. Bagaimana prosesnya di Kantor Pertanahan ?</strong></div>
<div id="_mcePaste">
<ol>
<li>Setelah berkas disampaikan ke Kantor Pertanahan, Kantor Pertanahan memberikan tanda bukti penerimaan permohonan balik nama kepada PPAT, selanjutnya oleh PPAT tanda bukti penerimaan ini diserahkan kepada Pembeli.</li>
<li>Nama pemegang hak lama (penjual) di dalam buku tanah dan sertifikat dicoret dengan tinta hitam dan diparaf oleh Kepala Kantor Pertanahan atau Pejabat yang ditunjuk.</li>
<li>Nama pemegang hak yang baru (pembeli) ditulis pada halaman dan kolom yang ada pada buku tanah dan sertifikat dengan bibubuhi tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kepala Kantor Pertanahan atau pejabat yang ditunjuk.</li>
</ol>
<p>
<a href="http://paryoto.com/go/mantrauang"><img src="http://www.mantrauang.net/affiliate/image.php?bid=12&mid=254" width="468" height="60" border="0" title="Jual Beli Tanah" alt=" Jual Beli Tanah" /></a>
<br /><span><strong>Silahkan Pilih salah satu bisnis online yang cocok buat anda</strong></span>
<script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=82574" type="text/javascript"></script>
</p>
</div>
<h4>Kata Berikut yang anda cari:</h4> <a href="http://paryoto.com/jual-beli-tanah.html" title="jual beli tanah">jual beli tanah</a> (928) :  <a href="http://paryoto.com/jual-beli-tanah.html" title="cara jual beli tanah">cara jual beli tanah</a> (220) :  <a href="http://paryoto.com/jual-beli-tanah.html" title="akte jual beli tanah">akte jual beli tanah</a> (140) :  <a href="http://paryoto.com/jual-beli-tanah.html" title="cara membeli tanah">cara membeli tanah</a> (130) :  <a href="http://paryoto.com/jual-beli-tanah.html" title="perjanjian jual beli tanah">perjanjian jual beli tanah</a> (113) : <img src="http://paryoto.com/?ak_action=api_record_view&id=224&type=feed" alt=" Jual Beli Tanah"  title="Jual Beli Tanah" /><h2  class="related_post_title">Postingan Terkait</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://paryoto.com/kenapa-konversi-tanah.html" title="KENAPA KONVERSI TANAH">KENAPA KONVERSI TANAH</a></li><li><a href="http://paryoto.com/mengurus-tanah-pemiliknya-yang-telah-meninggal-dunia.html" title="Mengurus Tanah Pemiliknya Yang Telah Meninggal Dunia">Mengurus Tanah Pemiliknya Yang Telah Meninggal Dunia</a></li><li><a href="http://paryoto.com/rumah.html" title="Rumah">Rumah</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paryoto.com/jual-beli-tanah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

